Minggu, 25 April 2010

MERASAKAN KEINDAHAN

Bukalah mata kita. Apa yang kita lihat? Sekumpulan orang yang sibuk berjalan dan
bergumam tak menentu? Lihatlah wajah mereka?Wajah yang muram, ketus? Raut muka
yang curiga, atau bahkan tak berekspresi? Namun, tidakkah kita perhatikan, ada yang
tersenyum kepada kita? Lihatlah sekali lagi. Coba, lebih teliti kali ini, tidakkah kita melihat pohon – pohon yang melambai, menyampaikan salam kepada kita?
Sekarang konsentrasikan pendengaran kita. Apa yang kita dengar? Keriuhan? Bisik – bisik dan pergunjingan? Orang yang berjibaku dengan keberisikan? Orang yang mengumpat
dan mencaci? Suara–suara radio yang memekakkan telinga? Tenang. Renungkan sejenak. Tidakkah kita menyimak, ada senandung doa dari burung – burung kecil, yang menyanyikan lagu pada pagi hari. Atau sebuah irama dari serangga kecil yang membisikkan lagu tidur dikalamalam?
Lalu, tarik nafas kita dalam– dalam.Ada aroma yang memualkan? Tenang. Hirup lagi lebih dalam. Berkonsentrasilah saat ini. Tidakkah kita merasakan semerbak harum bunga – bunga?
Coba rasakan indera yang ada di kulit kita. Lembab ? Udara yang penat? Tenang. Cobalah sekali lagi. Tidakkah kita pernah merasakan kesejukan yang pernah membuat kita nyaman? Rasakanlah kesejukann udara dingin itu. Rasakan juga kehangatan udara yang hadir disaat terik. Rasakan, kehangatan matahari yang menyinari layaknya selimut malam.
Sahabat,akan selalu ada keindahan dalam setiap gerak kita. Selalu ada kesejukan dan kehangatan yang tercipta di sekitar kita. Fokuskan semua indera itu pada kebaikan. Dan kita akan merasakan keindahannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar